JawaPos.com–Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung memberikan pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada 160 warga di Indramayu. Pelatihan itu sebagai upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan, pelatihan tersebut menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat. Pelatihan rutin dilakukan untuk memperkuat kesiapan warga di daerah rawan bencana.
”Pelatihan ini untuk memberikan edukasi agar masyarakat Indramayu, memiliki kesiapan menghadapi bencana yang tidak mengenal waktu dan tempat,” kata Ade Dian Permana seperti dilansir dari Antara.
Dia menyampaikan, Indramayu dipilih karena wilayah itu memiliki kerawanan tinggi, terutama pada sektor perairan yang menjadi pusat aktivitas para nelayan. Sehingga membutuhkan penguatan pengetahuan keselamatan.
Menurut Ade, masyarakat perlu memahami ancaman bencana tidak hanya berupa kejadian alam, tetapi juga situasi yang dapat membahayakan keselamatan manusia dan membutuhkan pertolongan pertama secara cepat.
Dia menyebut Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan potensi bencana yang besar, karena kondisi geografis yang berbukit, pesisir, dan tersebar di banyak titik rawan. Untuk itu, pihaknya bersama pemerintah daerah dan berbagai instansi terus melakukan peningkatan kesiapsiagaan, termasuk melalui apel dan simulasi penanganan bencana yang digelar secara berkala.
”Indramayu itu di perairan, karena mayoritas masyarakatnya beraktivitas sebagai nelayan, sehingga perlu penguatan kapasitas keselamatan,” ujar Ade Dian Permana.
Ade menjelaskan, pelatihan tahap awal yang diberikan di Indramayu berfokus pada kemampuan dasar pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Hal tersebut sebagai langkah respons dini sebelum bantuan lanjutan tiba.
Ke depan, pihaknya menargetkan adanya pelatihan lanjutan yang memuat materi penyelamatan teknis sesuai kebutuhan masyarakat dan karakteristik wilayah setempat. Dia berharap peserta dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh, untuk menjamin keselamatan diri serta membantu warga lain di lingkungan sekitar ketika menghadapi situasi darurat.
”Harapan kami, masyarakat Indramayu bisa menjadi kelompok yang siap siaga dan mampu memberikan pertolongan awal saat bencana terjadi,” tandas Ade Dian Permana.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah