JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Indramayu mencatat realisasi investasi mencapai Rp 362,3 miliar pada triwulan pertama 2025. Angka itu meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
”Nilai investasi ini jauh meningkat dibandingkan triwulan pertama 2024 yang mencapai Rp224 miliar. Artinya, iklim investasi di Indramayu terus membaik,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Indramayu RM Wahyu Adhwijaya seperti dilansir dari Antara di Indramayu.
Dia mengatakan, nilai investasi tersebut berasal dari 18 proyek penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan asing (PMA) yang masuk ke Kabupaten Indramayu. Dari total nilai tersebut, sebanyak Rp 331,57 miliar berasal dari PMDN, sedangkan sisanya sebesar Rp 30,75 miliar berasal dari PMA.
Realisasi investasi tersebut, menurut dia, turut mendorong penyerapan tenaga kerja lokal yakni tercatat sebanyak 693 warga Indramayu mendapat pekerjaan baru dari kegiatan investasi yang berjalan selama tiga bulan pertama tahun ini. Pihaknya mencatat Kecamatan Juntinyuat menjadi wilayah dengan nilai investasi tertinggi mencapai Rp 179,4 miliar, disusul Kecamatan Indramayu sebesar Rp52,1 miliar dan Terisi Rp 38,7 miliar.
”Sementara untuk penyerapan tenaga kerja terbanyak terdapat di Kecamatan Widasari sebanyak 297 orang, kemudian Kecamatan Indramayu 169 orang, dan Sindang 80 orang,” tutur Wahyu Adhwijaya.
Wahyu menyebutkan capaian ini menunjukkan aktivitas investasi tidak hanya terkonsentrasi di pusat kota. Melainkan sudah menyebar ke kecamatan-kecamatan lain yang berpotensi.
Dia menuturkan sektor industri kimia dan farmasi menjadi penyumbang investasi terbesar di Indramayu. Yakni Rp 179,05 miliar, disusul sektor jasa lain Rp 49,47 miliar dan pertambangan Rp30,9 miliar.
Pemkab Indramayu, kata dia, terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dalam menyediakan kemudahan perizinan, penyediaan infrastruktur pendukung, serta pengawasan kegiatan penanaman modal.
Dia berharap realisasi investasi akan terus meningkat pada kuartal berikutnya, seiring dengan stabilnya kondisi ekonomi dan makin terbukanya peluang usaha baru di Indramayu.
”Kinerja positif ini merupakan hasil dari komitmen Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin yang konsisten membuka ruang investasi seluas-luasnya secara inklusif dan berkelanjutan,” ucap Wahyu Adhwijaya.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah