JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Cirebon mengangkut sekitar 30 ton sampah dari tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kecamatan Kedawung. Itu dilakukan sebagai upaya mengembalikan kebersihan lingkungan di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon Iwan Ridwan Hardiawan mengatakan, upaya pembersihan dilakukan karena tumpukan sampah di lokasi tersebut sudah cukup parah. Selain itu, sampah tersebut juga mengganggu lingkungan sekitar.
”Ini sebenarnya sudah yang kedua kalinya kita bersihkan. Namun ada saja oknum masyarakat masih tetap membuang sampah di sini. Kami kerahkan 10 truk, dengan kapasitas masing-masing tiga ton,” kata Iwan seperti dilansir dari Antara di Cirebon.
Dia menyebut, perilaku warga yang terus membuang sampah sembarangan, telah membuat pihaknya harus bekerja ekstra. DLH Kabupaten Cirebon, telah berkoordinasi dengan camat dan kepala desa setempat untuk segera melakukan pemagaran agar lokasi tersebut tidak lagi dimanfaatkan sebagai TPS liar.
”Kami juga sudah komunikasikan akan dipasang pagar dan papan larangan, supaya tidak diulang lagi,” ujar Iwan Ridwan Hardiawan.
Selain itu, pihaknya kini tengah mempercepat penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pengelolaan Sampah, yang mencakup sanksi tegas bagi pelanggar.
”Akan ada sanksi berupa denda maksimal Rp 500 ribu bagi warga yang membuang sampah sembarangan. Harapannya, regulasi ini bisa segera diterapkan,” tandas Iwan.
Sementara itu Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman mengimbau masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah di lokasi-lokasi ilegal. Seluruh perangkat desa hingga RT/RW, wajib untuk ikut menjaga wilayah agar tidak kembali menjadi lokasi TPS liar.
”Kalau ada titik yang mulai menumpuk sampah, segera laporkan. Jangan tunggu sampai jadi gunungan,” ujar Agus Kurniawan Budiman.
Agus mengatakan, Pemkab Cirebon akan terus berkomitmen melakukan pembersihan TPS liar secara rutin. Namun upaya tersebut harus disertai kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat.
”Kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan semua pihak agar lingkungan kita tetap bersih dan sehat,” ucap Agus Kurniawan Budiman.
Editor : Latu Ratri Mubyarsah