Salat Idul Fitri dipimpin oleh KH Syuja'i Amin, Pengasuh Pondok Pesantren Az Ziyadah Cirebon, sedangkan Prof. Dr. Farihin Nur, M.Pd, Guru Besar UIN Syekh Nurjati Cirebon, bertindak sebagai khatib. Ribuan jamaah dari berbagai lapisan masyarakat turut hadir, menciptakan suasana yang penuh kehangatan dan persaudaraan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan hanya momen kemenangan setelah berpuasa, tetapi juga ajang untuk meningkatkan kebersamaan dan menebarkan kebaikan. Ia menekankan bahwa nilai-nilai kesabaran, kejujuran, dan ketekunan yang dilatih selama Ramadhan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Setelah sebulan penuh kita menjalani latihan kesabaran dan ketekunan, kini saatnya kita menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Semangat ini harus terus kita jaga dalam setiap langkah ke depan," ujar Wali Kota, dilansir dari cirebonkota.go.id.
Selain sebagai momen spiritual, Idul Fitri juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Wali Kota mengajak masyarakat untuk mempererat tali persaudaraan, memperbaiki hubungan, dan terus berbuat kebaikan kepada sesama. Ia menegaskan bahwa hidup dalam harmoni dan kebersamaan adalah kunci kebahagiaan.
"Tidak ada yang lebih indah dalam kehidupan ini selain hidup dalam kebersamaan dan persaudaraan yang harmonis," tuturnya.
Wali Kota juga menyoroti pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Menurutnya, semangat berbagi yang dipelajari selama Ramadhan harus tetap berlanjut di luar bulan suci.
"Keberkahan hidup terletak pada seberapa besar manfaat yang kita berikan kepada orang lain. Mari kita terus berbagi dan membantu mereka yang membutuhkan," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyinggung tantangan yang dihadapi masyarakat, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan tersebut.
"Dengan kebersamaan, kita bisa mengatasi berbagai permasalahan dan membangun masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Selain pembangunan infrastruktur, Pemkot juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kesejahteraan, serta penataan lingkungan yang lebih baik.
Wali Kota menegaskan bahwa nilai-nilai yang dipelajari selama Ramadhan, seperti kejujuran, disiplin, kerja keras, dan kepedulian terhadap sesama, harus menjadi modal utama dalam membangun Kota Cirebon yang lebih maju dan bermartabat.
Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh warga untuk saling memaafkan, memperkuat tali silaturahmi, serta menjaga keharmonisan dan kedamaian di tengah kehidupan masyarakat. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah kepada seluruh warga Kota Cirebon.
"Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Mohon maaf lahir dan batin," tutupnya.
Baca Juga: Ribuan Warga Padati Istana Negara, Rayakan Idul Fitri Bersama Presiden Prabowo