Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Kedatangan Jemaah Haji Indonesia Tuntas, Kloter Terakhir Mendarat di Jeddah

Fawwaz Ralli Perdana • Minggu, 1 Juni 2025 | 16:30 WIB
Kadaker Bandara Abdul Basir. (Dok. kemenag.go.id)
Kadaker Bandara Abdul Basir. (Dok. kemenag.go.id)

JawaPos.com - Rangkaian kedatangan jemaah haji Indonesia untuk musim haji tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi resmi berakhir. Kloter terakhir, gabungan dari embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 62) dan Jakarta-Bekasi (JKS 61), telah tiba dengan selamat di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.

Dilansir dari kemenag.go.id, Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, menyampaikan bahwa kedatangan kloter terakhir terjadi pada Minggu (1/6/2025) pukul 02.45 waktu Arab Saudi.

"Alhamdulillah, pada pagi hari ini telah landing kloter terakhir dari Indonesia," ujar Basir.

Dengan tibanya kloter ini, total sebanyak 203.149 jemaah haji Indonesia sudah berada di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 44.100 jemaah merupakan kelompok lanjut usia (lansia) yang mendapatkan perhatian khusus selama penyelenggaraan haji.

Menurut data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), seluruh jemaah tersebut terbagi dalam 525 kelompok terbang (kloter). Sebanyak 266 kloter mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah, sementara sisanya masuk melalui Jeddah.

Khusus untuk jemaah haji gelombang kedua, setibanya di Jeddah mereka langsung diberangkatkan ke Makkah. Di sana, jemaah melaksanakan umrah wajib sebelum menanti puncak haji, yaitu wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah.

Basir menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam mendukung kelancaran pelayanan jemaah haji di dua bandara utama. Ia menyoroti pentingnya peran dari otoritas Arab Saudi, KJRI Jeddah, dan seluruh petugas haji Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak yang membantu kelancaran layanan jemaah, baik di Madinah maupun Jeddah,” ucapnya.

Meski secara umum pelayanan berjalan lancar, ia mengakui bahwa masih ada beberapa kendala yang dihadapi petugas. Namun berkat kerja sama yang solid, semua tantangan dapat diatasi.

“Beberapa persoalan memang muncul di lapangan, tapi alhamdulillah bisa kami selesaikan dengan baik,” jelas Basir. 

Basir juga menekankan bahwa seluruh proses pelayanan dilakukan dengan semangat pengabdian yang tinggi. Petugas haji disebut telah menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi demi kenyamanan jemaah.

Ia tak lupa menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaah dan masyarakat Indonesia. Menurutnya, jika masih ada kekurangan, hal itu semata karena keterbatasan manusiawi dalam menghadapi dinamika di lapangan.

“Kami mohon maaf jika pelayanan belum sepenuhnya maksimal. Tapi percayalah, kami berusaha memberikan yang terbaik dengan sepenuh hati,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya proses kedatangan ini, fokus pelayanan haji Indonesia kini beralih pada tahapan puncak ibadah dan persiapan layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang akan segera dimulai dalam beberapa pekan mendatang. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#indonesia #Kloter Terakhir #jemaah haji #jeddah