Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Tragis! Satu WNI Meninggal Dunia Usai Nekat Masuk Makkah Lewat Gurun, KJRI Jeddah Ingatkan Bahaya Haji Non-Prosedural

Fawwaz Ralli Perdana • Minggu, 1 Juni 2025 | 15:20 WIB
Konsulat Jenderal RI Yusron B. Ambary mengingatkan bahayanya Haji non - prosedural. (Dok. kemenag.go.id)
Konsulat Jenderal RI Yusron B. Ambary mengingatkan bahayanya Haji non - prosedural. (Dok. kemenag.go.id)

JawaPos.com - Satu Warga Negara Indonesia (WNI) dilaporkan meninggal dunia di wilayah gurun Jumum, Makkah, Arab Saudi. WNI berinisial SM itu tewas setelah nekat memasuki Kota Makkah secara ilegal melalui jalur gurun pasir.

Dilansir dari kemenag.go.id, kabar duka ini disampaikan langsung oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah. Dua WNI lainnya yang turut dalam rombongan, berinisial J dan S, ditemukan dalam kondisi dehidrasi berat, namun berhasil diselamatkan oleh aparat keamanan Arab Saudi.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada 27 Mei 2025. Ketiganya menggunakan visa ziarah multiple dan tidak memiliki izin resmi haji, lalu menyewa taksi gelap untuk menghindari pos pemeriksaan petugas Saudi.

Sayangnya, sopir taksi yang mereka tumpangi panik saat mengetahui ada patroli keamanan. Ia pun menurunkan ketiganya di tengah gurun, tepat di saat suhu ekstrem melanda wilayah tersebut.

Tanpa perlindungan memadai dan tanpa arah yang jelas, mereka berusaha berjalan kaki menuju Makkah. Petugas keamanan Arab Saudi berhasil menemukan mereka dengan bantuan teknologi drone.

"SM sudah dalam kondisi meninggal dunia saat ditemukan, sementara dua lainnya segera dilarikan ke rumah sakit," ujar Konjen RI Jeddah, Yusron B. Ambary, Sabtu (31/5/2025). 

Diketahui, sebelum kejadian tersebut, SM sempat tertangkap razia aparat Saudi bersama 10 WNI lainnya dan dipulangkan ke Jeddah. Namun, ia kembali berupaya menembus Makkah melalui jalur tidak resmi.

Saat ini jenazah SM masih berada di rumah sakit Makkah untuk keperluan visum dan pemrosesan pemakaman. KJRI Jeddah telah menjalin komunikasi dengan pihak keluarga korban di Madura.

Konjen Yusron menyayangkan tindakan nekat tersebut. Ia menekankan bahwa haji harus dilaksanakan secara prosedural agar tidak membahayakan keselamatan jiwa.

"Haji itu ibadah suci yang harus ditempuh dengan cara sah. Jangan korbankan nyawa hanya karena ingin memaksakan diri,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa otoritas Arab Saudi menerapkan pengawasan ketat dan penegakan hukum terhadap praktik haji ilegal. WNI diimbau untuk tidak tergiur dengan tawaran haji non-prosedural.

KJRI Jeddah terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat, baik di Indonesia maupun diaspora, terkait pentingnya mengikuti aturan resmi yang berlaku. Kejadian ini menjadi pelajaran agar tidak lagi ada korban sia-sia di kemudian hari. (*)

Editor : Siti Nur Qasanah
#gurun #wni #meninggal dunia #haji #kjri