Cirebon Bae Lifestyle Viralpedia Wisata dan Kuliner

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan Daerah dan Ketahanan Pangan Nasional

Fawwaz Ralli Perdana • Jumat, 18 April 2025 | 17:06 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima pimpinan Komisi V DPR RI di Istana Merdeka (Dok. setneg.go.id)
Presiden Prabowo Subianto menerima pimpinan Komisi V DPR RI di Istana Merdeka (Dok. setneg.go.id)

JawaPos.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima pimpinan Komisi V DPR RI di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (17/04/2025). Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk membahas berbagai isu penting, terutama terkait infrastruktur nasional dan ketahanan pangan.

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mengungkapkan bahwa salah satu topik utama yang dibicarakan adalah mengenai preservasi jalan nasional. Ia mengatakan, Presiden Prabowo langsung menanggapi hal ini dengan tegas dan meminta agar kondisi kemantapan jalan nasional terus dijaga.
 
Menurut Lasarus, kepala negara menunjukkan perhatian serius terhadap pemeliharaan jalan nasional. Presiden menegaskan pentingnya menjamin kualitas infrastruktur jalan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu dan perekonomian bisa berjalan lancar.
 
Baca Juga: Nvidia Rugi Rp 89 Triliun Gara-Gara Larangan Ekspor Chip AI ke Tiongkok
 
Perhatian Presiden juga tertuju pada jalan-jalan daerah yang masih tertinggal dari segi kemantapan. Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo disebut memerintahkan agar kondisi jalan daerah menjadi perhatian prioritas pemerintah pusat.
 
Berdasarkan data yang disampaikan Lasarus, saat ini tingkat kemantapan jalan nasional sudah di atas 90 persen. Namun sebaliknya, kondisi jalan kabupaten dan provinsi masih memprihatinkan, masing-masing baru mencapai 40 persen dan 60 persen kemantapannya.
 
Sebagai respons, Presiden Prabowo akan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) khusus untuk penanganan jalan daerah. Inpres ini akan menjadi payung hukum guna mempercepat pembangunan dan perbaikan jalan di tingkat kabupaten dan provinsi.
 
Dalam kesempatan itu, isu ketahanan pangan nasional turut menjadi pembahasan utama. Lasarus menyampaikan bahwa Presiden menekankan pentingnya penyelesaian pembangunan sistem irigasi sebagai pendukung utama pertanian.
 
Presiden Prabowo menginstruksikan agar pembangunan irigasi, khususnya yang terhubung dengan bendungan, harus segera dirampungkan. Selain itu, sistem irigasi sederhana untuk lahan pertanian tadah hujan juga diminta untuk dilaksanakan dengan melibatkan langsung masyarakat.
 
"Irigasi ini penting, bukan hanya yang besar, tapi juga irigasi sederhana yang bisa langsung dikerjakan oleh masyarakat," ujar Lasarus menekankan arahan Presiden dalam pertemuan, dilansir dari setneg.go.id.
 
Isu perumahan pun ikut menjadi perhatian dalam diskusi. Lasarus mengatakan bahwa Komisi V DPR RI dan Presiden Prabowo membahas pelaksanaan UU No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, demi menciptakan hunian yang seimbang dan layak.
 
Pada sektor transportasi jalan, Presiden Prabowo juga menyoroti masalah kendaraan angkutan over dimension and over loading (ODOL). Beliau memerintahkan agar ada langkah tegas dalam penanganannya demi menjaga umur teknis jalan yang sudah dibangun.
 
Menurut Lasarus, kendaraan ODOL telah menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan. Presiden pun menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berdampak besar terhadap anggaran infrastruktur.
 
Pertemuan antara Presiden dan Komisi V DPR RI berlangsung secara konstruktif, membahas persoalan-persoalan mendasar yang krusial bagi pembangunan nasional. Semua usulan yang disampaikan ditanggapi serius oleh Presiden Prabowo dengan langkah konkret.
 
Pertemuan ini menjadi cerminan dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
 
Baca Juga: Kemenag Gembleng Calon Petugas Haji 2025: Mental Pemenang, Pelayanan Tuntas
 
Editor : Candra Mega Sari
#ketahanan pangan nasional #presiden prabowo subianto #perbaikan jalan #komitmen